jarak

"biarlah aku lelah luluh…asal kau tidak berjarak dari ku" (serendipity)

aku menemukan tulisan ini dalam buku catatan kuliahku yang selama ini ku anggap tidak ada gunanya…ntah kenapa sangat tergoda untuk ngeliat buku catatan ini..mungkin untuk sedikit merayakan akhirnya aku punya ijazah juga kali yah… oh yah untuk perjuangan yang satu ini, aku HARUS berterima kasih untuk best friend ku.. eva yang sampe rela nyariin dosen buat ku, ipin yang ngajak aku berjuang tapi..sorry banget bro.. susah banget ngajak bapak2 sekarang..hahaha, juga widi…yang pernah sekali nemenin aku, ohyah juga seseorang yang selalu bilang "gw dukung lu els"

back to my topic

berjarak dari seseorang itu ternyata sakit..meskipun biasanya selalu ada obatnya, tetapi ternyata sakit ku kali ini kronis…setelah berkali-kali kambuh dan sembuh…

efek obat itu kini semakin pendek waktunya..dan kali ini tidak terasa lagi… bahkan begitu kebalnya sampai-sampai efek samping yang sangat ku harapkan pun tidak terasa sama sekali…

pada kenyataannya selama ini aku selalu menyalahkan obatnya, tapi obat juga butuh dukungan keinginan untuk berjuang dan sembuh, dan sampai sekarang obat tidak mendapatkan apapun..hanya berjuang sendiri…

aku ingin sembuh…tetapi sakit membuat ku merasa hidup, karena terasa nyeri..perih…aneh kan? karena itu obat tidak boleh disalahkan lagi..dan aku harus sembuh… dan tidak bergantung padanya lagi…